malaysia the maling sea

Posted: Agustus 23, 2010 in Uncategorized

INDONESIA RAYA DAN MALINGSIALgaruda merah

INDONESIA itulah sebutan untuk negriku INDONESIA RAYA MALAYSIAL itulah negara yg sering mencuri dari  negaraku…..masih ingtkah ketika sebuah kapal nelayan yg berada di daerah perairan indo yg ditangkap oleh polisi air malaysia ,                               dan saat nelayan malaysia masuk ke daerah perairan indonesia lalu di tangkap oleh polisi air indonesia dan dihadang kembali oleh petugas dari malaysia…….

apakah pertanyan kalian……….. tak malukah MALINGSIAL melakukan penangkappan di INDONESIA tempatnya tuan rumah…..             kenapa indonesia ditangkap di perairanya sendiri…….. itulah salah satu kelicikanya malaysia mengakui perairan kita atau bisa disebut mencuri perairan

beberapa blok yg menghina indonesia

banyak blog yg menghina indonesia,….dengan format bermacam macam

mereka juga dengan bangganya menyombongkan diri dan merendahkan INDO dengan mentah mentah

zhandy zee ganteng

tapi inilah balasan kita

sumber ini kami dapatkan dari berbagai blog yg juga membenci PARA MALAY , hasil COPAS (copy paste) juga akan kami cantumkan LINK blok dari sumber COPAS tadi….. jadi sesama sekutu jangan saling memberi SARA

pertama

malay itu bodoh……buktinya aja pasang bendera tebalik


♣..jangan di klik…♣

tutorial ilmu grafis indonesia
ilmugrafis indonesia

betapa bangganya diriku sebab tinggal di negara yg berlambangkan keadilan BURUNG GARUDA…berbenderakan sang maha indah MERAH PUTIH….. INDO itu pernah dibilang GOBLOG oleh malay…. SEBABnya apa..??? buktinya aja kita ngk pernah tuh pasang bendera terbalik dari putih ke merah……….. kita selalu melakukannya dengan benar……yaitu mengibarkan sang merah putih dengan benar dan tak pernah sekalipun terbalik ……pinter nggk tuh…………

kedua

malay tetap bodoh………

MALAY pertama kalinya mengenalkan sup babi versi HALAL..??? bingung ngk tuh ,….ada sup babi tapi halal…..

dimana2 yg namanya babi ya haram ngk bisa dibikin halal ………..(cekidot beritanya)

Malaysia Perkenalkan “Sup Babi” Versi Halal

Promosi itu langsung mendapat kritik tajam dari kalangan ulama Malaysia
Rabu, 23 Desember 2009, 10:17 WIB

Renne R.A Kawilarang

Hidangan Bak Kut Teh (VIVAnews/Renne Kawilarang)
BERITA TERKAIT

// <![CDATA[//

VIVAnews - Pemerintah Malaysia tengah mendukung kampanye mempopulerkan sebuah sup, yang diklaim sebagai salah satu ciri khas Negeri Jiran itu. Namun, kalangan ulama Islam menuntut pemerintah agar sup itu tidak memakai nama "Bak Kut Teh," karena berkonotasi mengandung daging babi.

Dalam suatu pameran kuliner yang mempromosikan makanan tradisional akhir pekan lalu, Kementrian Pariwisata Malaysia memperkenalkan hidangan baru: Bak Kut Teh versi halal. Maksudnya, tulang dan daging yang menjadi bahan utama sup itu bukan berasal dari babi, melainkan ayam, ikan, dan sayur.

Namun, maksud baik pemerintah itu mendapat kritik dari kalangan ulama Malaysia. Mereka keberatan bila hidangan itu tetap dinamai "Bak Kut Teh" walaupun memakai tambahan kata "halal."

Pasalnya, di kalangan masyarakat etnis China, Bak Kut Teh identik dengan sup daging dan tulang iga babi. Jadi, walaupun daging babi diganti dengan daging ayam atau ikan, hidangan halal itu bisa menimbulkan keraguan bagi umat Muslim.

"Ini akan menimbulkan kesalahpahaman di kalangan masyarakat," kata Ma'mor Osman, sekretaris jenderal Asosiasi Konsumen Muslim Malaysia. "Bahkan [hidangan baru] itu bisa mengakibatkan umat Muslim merasa tidak apa-apa makan daging babi,” lanjut Osman kepada kantor berita Associated Press.

Itulah sebabnya, Asosasi berencana mengajukan protes kepada Kementrian Pariwisata agar sup halal dicarikan nama lain. Bahkan, Departemen Pembangunan Islam – lembaga pemerintah yang mengurusi kebijakan-kebijakan Islam di Malaysia – tidak akan menerbitkan sertifikat halal bila Kementrian tetap menamakan sup itu “Bak Kut Teh.”

Menurut deputi direktur Departemen Pembangunan Islam, Lokman Abdul Rahman, pihaknya khawatir bahwa umat Muslim akan mengambil pandangan yang salah sup itu tetap dinamai demikian.

Sebenarnya, makanan itu tidak saja populer di Malaysia, namun juga di China, Taiwan, Singapura dan Indonesia. Hidangan yang cocok menjadi lauk untuk nasi dan mi itu konon diperkenalkan di Malaysia (Malaya) pada abad ke-19 oleh para pekerja asal China, baik dari Canton (Hong Kong), Chaoshan, dan Fujian. (AP) (BERITA DIATAS ABANG DAPAT DARI VIVA NEWS)

UNTUK SELANJUTNYA JIKA ADA SOBAT YG INGIN SHARE POSTINGAN TENTANG MALINSIAL YG KALIAN TEMUKAN DI WEB ATAU DI MEDIA LAIN BISA DI KIRIM KE EMAIL SAYA DI SANDYCUTE71@YAHOO.CO.ID,biar bisa ane COPAS…….

nhe ane gan…..

sandysava

jika ada yg ingin di protesin ,….atau ada yg ingin santet saya .,,,, silahkan ambil nhe poto ane….!!!